Rabu, 15 Februari 2012

OTAKKU blog in your inbox

OTAKKU blog in your inbox


KeyGrabber Nano Wifi: keylogger semakin kecil dan punya Wi-Fi

Posted: 14 Feb 2012 05:38 PM PST

Semakin canggih saja sebuah keylogger saat ini, bahkan sekarang sudah ada yang punya Wi-Fi built-in segala.

KeyGrabber Nano Wifi adalah sebuah keylogger berukuran kecil sehingga akan semakin sulit terlihat ketika dipasang di belakang sebuah PC.

 

Terlepas dari ukurannya, KeyGrabber Nano Wifi punya koneksi Wi-Fi built-in yang membuat kita bisa menerima segala aktifitas keyboard langsung dikirim ke email.

Hal ini tentu saja sangat nyaman, karena kebanyakan sebuah keylogger dapat dilihat datanya bila kita berada di depan komputer sedangkan yang satu ini sudah tidak perlu lagi.

Selain itu, di dalamnya juga terdapat memori internal sebesar 8 MB yang bisa menyimpan semua data yang terekam.

KeyGrabber Nano Wifi juga bisa tersambung dengan jaringan Wi-Fi yang menggunakan tingkat keamanan seperti WEP, WPA atau WPA-2 dan menjamin bahwa alat ini akan tidak terditeksi oleh software anti virus.

Dalam paketnya juga disediakan aplikasi dan kabel untuk membuat keylogger ini berfungsi sebagai flashdisk dimana dari sini kita bisa mengambil seluruh file data yang ada dalam bentuk TXT.

Untuk alat yang sering banyak disalahgunakan ini apalagi dengan Wi-Fi didalamnya membuat yang satu ini dijual dengan harga US$ 139

PS>>
Keylogger adalah alat untuk merekam semua aktifitas keyboard sehingga setiap tombol yang ditekan akan terekam, ini sangat berbahaya untuk disalahgunakan karena bisa saja saat anda memasukkan user name dan kata kunci untuk internet banking akan diketahui oleh si pemasang keylogger.

 
Sumber berita
The KeyGrabber Nano Wifi


Samsung Galaxy Tab 2 (7.0): Dual core tapi tetap lebih pelan dibandingkan Galaxy Tab 7 Plus

Posted: 14 Feb 2012 05:03 PM PST

Kami pikir Samsung GALAXY Tab 7.0 Plus adalah lanjutan dari Samsung Galaxy Tab tetapi ternyata kami salah dan begitu juga banyak orang yang berpikir sama.

Samsung baru saja mengumumkan peluncuran table terbaru mereka yaitu Samsung Galaxy Tab 2 (7.0) yang memang resmi diumumkan sebagai pengganti seri Galaxy Tab pertama.

 

Berikut perbedaan dengan Galaxy Tab:
– Fisik lebih ringan (344 g VS 380 g)
– Layar 7 inch (1024×600) tapi sudah menggunakan PLS TFT
– Prosesor Dual Core 1 GHz (sebelumnya single core)
– Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich), sebelumnya hanya Android 2.3.4
– Media penyimpanan
     – Internal 16 atau 32 GB (sebelumnya 8, 6, 32 GB)
     – Eksternal kartu memori SD (sebelumnya microSD)
– Koneksitas: Wi-Fi/ 3G/ Bluetooth 3.0/ HDMI/ DLNA

Kalau bukan masalah prosesornya yang Dual Core, kami rasa tidak ada alasan untuk mengganti Galaxy Tab dengan Galaxy Tab 2 ini. :-)

Oh iya, sebenarnya agak bingung juga kenapa juga dikeluarkan yang satu ini karena bila dibandingkan dengan Galaxy Tab 7.0 Plus, perbedaan paling terlihat ada pada kecepatan dimana Galaxy Tab 7.0 Plus lebih cepat karena menggunakan Dual Core 1,2 GHz.

Tapi mungkin ini dikeluarkan untuk mengejar harga yang lebih murah, semoga saja. :-)

 
Sumber berita
Samsung Galaxy Tab 2 (7.0) pictures


Teknologi colokkan listrik dari Sony yang bisa mengidentifikasi gadget atau pengguna

Posted: 14 Feb 2012 04:34 PM PST

Beruntunglah kita tinggal di Indonesia karena kalau baterai ponsel habis, kita bisa mampir ke cafe, beli kopi terus pinjam colokkan untuk isi ulang secara gratis tapi jangan berharap kalau di negara seperti Jepang, kebanyakan tidak boleh, mungkin karena listrik mahal kali yah.

Sony saat ini sedang mengembangkan sebuah colokkan listrik yang ditanam sebuah chip yang bisa mengidentifikasi gadget/ pengguna sehingga hanya gadget yang terdaftar saja yang bisa mencolok gadgetnya ke colokkan listrik tersebut.

 

Ada beberapa tujuan diciptakannya teknologi ini, pertama untuk menghemat biaya listrik di sebuah gedung dimana nantinya hanya para pegawai tertentu saja yang boleh memakai sumber listrik.

Kedua, dengan memanfaatkan teknologi NFC yang sudah banyak di ponsel, bisa saja teknologi ini nantinya otomatis bisa menagih siapapun yang mau pakai colokkan listrik, terutama untuk isi ulang baterai.

Teknologi yang disebut "authentication power outlets" ini berbasis pada teknologi Sony FeLiCa yang dikenal sebagai teknologi Mobile Payment yang sudah menjadi bagian hidup bagi masyarakat Jepang.

Sebagai informasi tambahan, teknologi colok listrik berbayar ini bukanlah hal baru karea kami sudah pernah membahas SafePlug.

 
Sumber berita Satu dan Dua
Sony developing authenticating power outlets: pay-to-charge on the way?


Scalado Remove: aplikasi kamera di ponsel untuk menghilangkan objek yang tidak diinginkan

Posted: 14 Feb 2012 04:09 PM PST

Jalan-jalan ke tempat romantis dan indah, pasangan minta difoto terus pas mau jepret, eh, ada orang lewat di belakangnya. Pasti kesal dong??

Scalado, perusahaan imaging memperkenalkan sebuah aplikasi ponsel, khususnya Android saat ini yang diberi nama REMOVE yang bisa mengatasi masalah diatas.

 

REMOVE bisa menghilangkan objek yang tidak diinginkan pada saat kita mengambil foto, khususnya pada objek orang.

Cara kerjanya juga seperti mengambil foto pada umumnya, bedanya setelah kita jepret, kita bisa melihat beberapa objek yang ter-"highlight" yang bisa dihilangkan cukup dengan menyentuh objek tersebut.

Lihat videonya, ini salah satu fitur yang pasti dibutuhkan banyak orang.

Click here to view the embedded video.

 
 
 
Sumber berita
Scalado excitedly introduce the world’s first object removal innovation in a mobile device


Fujifilm FinePix Z1000EXR: Salah satu dari kamera Wi-Fi yang ada saat ini

Posted: 14 Feb 2012 04:01 PM PST

Bukan hal baru sih sebuah kamera dengan Wi-Fi tapi bagi yang penasaran kira-kira sejauh mana kegunaan kamera ber-wifi bila disandingkan dengan ponsel, mungkin bisa lihat salah satunya Fujifilm FinePix Z1000EXR.

Kamera FinePix Z1000EXR punya fitur yang disebut Wireless Image Transfer yaitu memungkinkan kita mentransfer foto dari kamera ke ponsel/ tablet Android, iPhone/ iPad.

 

Walaupun tidak disebutkan jenis koneksi wireless di websitenya tetapi kami bisa asumsikan ini menggunakan Wi-Fi karena melihat lambang yang muncul di bagian kamera dan ponsel.

Untuk membuatnya bisa "berkomunikasi" tentu saja kita perlu menginstall aplikasi Photo Receiver yang dibuat oleh FujiFilm.

Fitur ini seperti yang didemokan dalam videonya membuat kita bisa langsung mengupload foto langsung ke website seperti Facebook dengan cara mentransfer file terlebih dahulu ke ponsel melalui fitur tersebut.

Click here to view the embedded video.

Sebenarnya terlepas dari bisa langsung memamerkan foto anda ke teman di FB, fitur ini juga berguna untuk keadaan darurat dimana kita bisa mentransfer file foto dari kamera ke ponsel apabila kapasitas kartu memori di kamera sudah habis dan anda belum sempat transfer ke PC. Dengan demikian kita bisa menghapus foto yang ada di kamera.

Fitur kamera yang ada di FinePix Z1000EXR sendiri sih biasalah seperti:
– 16 megapixel EXR-CMOS sensor
– 5x Fujinon optical zoom
– Layar 3.5-inch 460,000 dots wide touchscreen LCD
– Up to 10x Intelligent Digital Zoom
– Full 1080p HD movie capture using H.264 (MOV) format & mini HDMI port

 
 
 
Sumber berita
Fujifilm FinePix Z1000EXR: Stay connected in style


GIZMON iCA: coba tebak ini apa?

Posted: 14 Feb 2012 04:00 PM PST

Ayo coba tebak, itu kamera merek dan jenis apa?? DSLR? Micro Four Thirds? atau kamera digital kompak biasa?

Semuanya salah karena ini adalah GIZMON iCA yaitu sebuah casing untuk iPhone 4/ 4s dengan bentuk dan fungsi seperti sebuah kamera digital.

 

Kecuali anda melihat bagian belakangnya maka baru akan terlihat layar iPhone tetapi dari depan, siapa yang menyangkan bahwa di dalamnya ada iPhone.

Tidak hanya dari disain saja yang terlihat seperti sebuah kamera retro tetapi casing ini juga bisa membuat foto dengan iPhone lebih baik karena ada tombol shutter dan ada lensa tambahan seperti fisheye lens dan macro lens.

Kalau lensa bagian tengah sih memang sebatas hiasan jadi yang perlu anda perhatikan adalah lensa bagian kiri bawah yang memang merupakan posisi lensa di iPhone.

Karena memang sebagai casing, fungsinya juga sebagai pelindung iPhone yang cukup kuat karena terbuat dari bahan polycarbonate dan tentu saja kita bisa menggunakan iPhone seperti biasa.

Click here to view the embedded video.

 
 
 
 
Sumber berita
GIZMON iCA: The iPhone case you’ve never seen